Dapatkan Segera

7 Pembelajaran Prana

(Klik tombol untuk mendownload)


 

Pusat Metafisika Asia

Perum Griya Tahunan Indah,

Jl. Amarta 1No. 247 B,

Tahunan, Jepara,

Jawa Tengah, Indonesia - 59427

 

Mbak Sinta

Pemesanan & Pengiriman

081225588835 / 085740003031

csmastersalam@gmail.com

PIN BB :56B2DEE8

Whatsapp :081 22 55 888 35

 

Master Salam

Pakar Pengobatan Prana

081225777400

mastersalam104@gmail.com

Pin BB : 555D335C

Yahoo! Messenger

 

Hari & Jam Kerja

Senin-Sabtu, 08:00-16:00 WIB

Minggu & tanggal merah kami libur

Diluar jam kerja, bisa Email/SMS

 

 

Keistimewaan Batu Akik

 

Saat ini, di tahun 2015batu akik bertuah merupakan masa di mana kita diajak untuk kembali pada zaman batu. Namun, bukan berarti zaman batu yang primitif, jauh dari kata modern. Zaman batu yang dimaksudkan adalah zaman batu akik. Memang, batu akik termasuk kategori batu mulia atau batu permata yang memiliki keistimewaan tersendiri. Ya, pada tahun ini batu akik menjadi familiar di kalangan masyarakat Indonesia. Bahkan, orang yang semula tidak suka dengan batu akik dan tidak paham tentangnya, kini menjadi tahu dan ingin mengenal lebih dalam karena memiliki nilai tersendiri.

 

Banyak sekali ragam jenis batu mulia. Hal itu bisa dilihat dari teksturnya, warnanya, coraknya, tingkat kekerasannya, dan berbagai hal lain. Selain itu, batu ia pun memiliki nama yang beragam pula. Mulai dari batu bacan, batu zamrud, batu kecubung, batu safir, batu merah delima, batu junjung derajat, batu biduri bulan, dan lainnya.

 


Batu akik kini memang santer di kalangan masyarakat Indonesia. Mulai dari para remaja hingga dewasa, terlebih lagi orang-orang tua telah mengenalnya karena seakan sudah mendunia. Padahal, benda berharga itu biasanya hanya dipakai oleh para pejabat, tokoh politik, pemuka agama (terutama Islam), dan orang-orang penting lainnya. Karena sejak zaman dulu, masyarakat mempercayainya suatu benda memiliki kekuatan magis atau mistis yang bisa dimanfaatkan sebagai sebuah sarana untuk ikhtiar batin.


Bernilai Estetika Tinggi

Terlepas dari kepercayaan masyarakat yang meyakininya sebagai benda yang memiliki kekuatan supranatural, batu akik juga memiliki nilai estetika tersendiri di hati para pencinta batu. Karena batu akik terbentuk dari mineral alam dan mengalami proses secara alami, maka ia pun mempunyai keistimewaan tersendiri. Keistimewaannya dilihat dari segi corak atau warnanya. Umumnya, bisa berubah warnanya ketika sudah dipoles sehingga menjadi lebih menarik dan memiliki nilai keindahan yang begitu tinggi.


Karena memiliki nilai estetika tersendiri, maka batu akik sangat berharga dan memiliki nilai jual yang sangat bervariasi. Mulai harga puluhan ribu, ratusan ribu, jutaan, bahkan sampai miliaran rupiah. Biasanya, harganya bergantung pada jenis nama batu, corak, dan tingkat kekerasannya, warnanya, keindahan, guratan, dan sebagainya. Tentu saja harganya akan semakin mahal jika memiliki tingkat nilai estetika tinggi, bercorak unik, langka keberadannya, dan begitu sangat indah dilihat.


Banyak manfaat

Selain bernilai estetika, batu akik pun dipercaya oleh masyarakat memiliki daya energi tertentu yang bisa membantu para pemilik dan pemakainya. Diyakini bisa mendatangkan keberkahan dalam hidup si pemakai. Bahkan, bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan kesejahteraan hidup, kesuksesan, meningkatkan kewibawaan, memunculkan daya kharisma, mencari jodoh, kelancaran rezeki, meningkatkan daya spiritualitas, sebagai penyembuhan, dan berbagai hal lain yang sangat bermanfaat dalam hidup seseorang.


Karena memiliki banyak manfaat yang beragam inilah, maka batu akik sangat diminati. Itulah alasannya mengapa para pejabat, tokoh politik, tokoh agama, dan masyarakat yang membutuhkan sebagai langkah atau upaya ikhtiar batin agar segala hajatnya terkabul berbondong-bondong ingin memilikinya. Dengan menggunakan dan memanfaatkannya sebagai sarana spiritual, maka segala keinginan orang yang menggunakannya bisa dengan mudah terwujud.


Tentu saja yang digunakan sebagai sarana untuk meraih segala hajat adalah jenis batu akik tertentu. Jenis batu akik khusus yang sebelumnya sudah memiliki energi atau tuah secara alami atau memang yang diisi dengan khodamlah yang bisa dimanfaatkan. Tidak semua batu akik memiliki fungsi tertentu sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk mencapai tujuan tertentu pula. Maka, untuk bisa mendapatkan yang bertuah atau yang memiliki energi agar bisa dimanfaatkan, biasanya banyak orang yang mendatangi para pakar metafisika atau tokoh supranatural yang ahli di bidangnya.


Bahkan, terkadang ada orang-orang yang memang sengaja meminta bantuan para pakar supranatural untuk diminta tolong dalam mentransferkan energi atau khodam pada jenis batu tertentu yang dimilikinya agar bisa dapat membantunya dalam menyelesaikan permasalahan hidup. Atau ada juga yang memang menginginkan jenis batu tertentu dari seorang pakar metafisika. Secara prinsip, sebenarnya memang ada jenis batu tertentu yang sejak dulu telah diyakini masyarakat mengandung tuah atau energi tertentu. Misalnya saja batu combong untuk sarana pengasihan (percintaan), batu junjung derajat untuk kekayaan, batu merah delima sebagai sarana kesuksesan, kewibawaan, dan berbagai jenis batu lainnya yang memang telah dipercaya masyarakat sejak dulu memiliki daya energi khusus sebagai sarana.


Akan tetapi, kendati batu akik yang sebenarnya memang dari awal memiliki sifat energi tertentu, kemudian oleh seorang pakar metafisika, energi dan fungsinya bisa lebih ditingkatkan lagi. Sehingga mempunyai manfaat yang lebih dari sekadar manfaat sesungguhnya. Misalnya saja batu combong yang diyakini oleh masyarakat bisa digunakan sebagai sarana pengasihan. Tetapi, di tangan seorang master metafisika, bisa jadi batu combong manfaatnya bisa diperluas lagi. Misalnya untuk penglarisan, kewibawaan, kharisma, dan sebagainya. Hal itu bergantung pada pemrograman jenis batu akik yang diciptakan oleh seorang pakar metafisika.  

 

Lantas, Apakah Syirik Menggunakannya?

Agama mengajarkan kita untuk tidak menyekutukan Tuhan lantaran hal itu adalah termasuk dosa besar (syirik). Karena sebenarnya segala yang berkuasa dan berwewenang di dunia ini adalah Tuhan sang pencipta. Semua kejadian, nasib, dan ketentuan sudah tertuliskan pada garis hidup kita. Akan tetapi, bukan berarti kita harus pasrah dan tidak berikhtiar.


Menggunakan batu akik untuk diambil manfaatnya hal yang tidak menjadi soal dalam agama dan diperbolehkan. Karena hal itu merupakan sebuah sarana spiritual yang hanya digunakan sebagai perantara untuk bisa diambil berkah atau manfaatnya. Bukan berarti kita menyekutukan Tuhan Sang Penguasa alam.


Sejatinya, segala bentuk upaya manusia yang bisa dilakukan meliputi 2 hal, yakni usaha lahir dan usaha batin. Ketika usaha lahir tidak dibarengi dengan upaya batin, maka bisa jadi hasilnya kurang begitu maksimal. Bahkan mungkin sama sekali tidak mendapatkan hasil apa pun karena tidak ada ikhtiar secara rohaniah. Maka dari itu, diperlukan ikhtiar batin sebagai penopang usaha lahir yang telah dilakukan. Memanfaatkan batu akik sebagai sarana spiritual adalah langkah yang bisa Anda gunakan untuk mencapai apa yang Anda harapkan dengan tetap mengedepankan kekuasaan Tuhan yang berkuasa atas segalanya. Karena manfaatnya tidak mungkin bisa dirasakan oleh pemakainya jika Tuhan tidak berkehendak.


Menggunakan batu akik sebagai sarana untuk mencapai tujuan Anda sama halnya dengan Anda meminum obat sebagai media untuk mengobati jenis penyakit yang Anda derita. Ketika Anda sembuh dari penyakit yang Anda alami dari obat yang Anda minum, maka obat itulah sarananya. Begitu juga dalam menggunakan batu akik sebagai langkah Anda dalam mencapai tujuan tertentu Anda. Ketika Anda telah sukses mendapatkan kekayaan, kewibawaan, keberuntungan, kesejahteraan, dan sebagainya, maka sarana ini pun menjadi suatu media sebagai wujud keberhasilan Anda atas izin dan kekuasaan Tuhan semata.