Dapatkan Segera

7 Pembelajaran Prana

(Klik tombol untuk mendownload)


 

Pusat Metafisika Asia

Perum Griya Tahunan Indah,

Jl. Amarta 1No. 247 B,

Tahunan, Jepara,

Jawa Tengah, Indonesia - 59427

 

Mbak Sinta

Pemesanan & Pengiriman

081225588835 / 085740003031

csmastersalam@gmail.com

PIN BB :56B2DEE8

Whatsapp :081 22 55 888 35

 

Master Salam

Pakar Pengobatan Prana

081225777400

mastersalam104@gmail.com

Pin BB : 555D335C

Yahoo! Messenger

 

Hari & Jam Kerja

Senin-Sabtu, 08:00-16:00 WIB

Minggu & tanggal merah kami libur

Diluar jam kerja, bisa Email/SMS

 

 

Mengupas Batu Bertuah Alami dan Energi Isian

 

Jika kita lihat, batu mulia atau batu permata yang digunakan sebagai sarana spiritual mengandung energi tertentu. Entah energi itu berasal dari alam atau energi yang memang sengaja diisikan oleh seseorang yang mempunyai daya linuwih, waskita, atau orang-orang yang memiliki keahlian sekaligus pengetahuan metafisika. Ada juga energi yang berasal dari khodam. Sebenarnya khodam itu sendiri merupakan sejenis makhluk gaib yang diciptakan oleh Tuhan dan dapat dimanfaatkan untuk membantu manusia. Bisa dikatakan khodam berarti pembantu atau dalam istilah Jawa dikenal dengan sebutan “perewangan.” Namun, yang dikupas pada bahasan kali ini adalah batu mulia yang memang benar-benar memiliki energi alami atau energi isian.


Batu Bertuah Alami 

batu bertuah alami

Secara alami, sebenarnya Tuhan menciptakan seluruh alam semesta beserta isinya mengandung energi. Setiap benda, baik makhluk yang bernyawa ataupun tidak, tetap memiliki energi murni. Manusia, hewan, tumbuhan, matahari, udara, air, dan berbagai elemen yang ada di alam memiliki energi. Termasuk juga batu-batuan yang ada di pertambangan.

 


 

Ada juga jenis batu yang terbentuk dari fosil-fosil pada makhluk hidup pada masa lampau, seperti tumbuhan ataupun hewan. Setelah berabad-abad, bangkai mereka membatu sehingga terbentuklah jenis batu yang memiliki energi alami. Keberadaan energi alami ini bisa dideteksi oleh seorang pakar metafisika atau orang-orang tertentu yang memiliki kelebihan di dunia supranatural.


 

Batu-batuan yang terbentuk secara alami memang telah mengandung energi. Karena sudah sejak sangat lama terpendam dan membatu, maka bisa jadi energinya semakin membesar. Namun, perlu diketahui bahwa setiap batu, baik yang terbentuk karena proses alam dari fosil-fosil makhluk hidup atau di galian pertambangan memiliki tingkat energi yang berbeda. Hal ini bergantung pada kondisi lingkungan sekitar yang bisa memancarkan aura energi tertentu.


Karena sifat karakter energi batu bertuah alami bergantung pada kondisi lingkungan sekitar, maka sifat energinya pun sangatlah berbeda. Tidak semua batu-batuan yang terbentuk memiliki energi positif yang bisa dimanfaatkan dengan baik. Terkadang juga ada batu bertuah alami yang secara alami juga mengandung energi negatif yang justru bisa berbahaya bagi manusia. Untuk itu, perlu dilakukan penerawangan energi agar benar-benar bisa dimanfaatkan dengan baik.


Batu Berenergi Isian

batu bertuah

Hampir semua jenis batu secara alami memang memiliki energi. Entah tingkat kepekatan energinya padat atau tidak, kuat atau lemah, positif atau negatif. Sebagian besar jenis batu memang secara alami telah mengandung tuah tertentu.

 

 

Namun, meski demikian tidaklah dapat dipungkiri ada beberapa jenis batu yang memang tidak mengandung energi sama sekali. Atau mengandung energi, tetapi sifat energinya masih lemah. Maka dari itu, perlu ada penguatan energi dengan cara mentransferkan atau mengisi batu tersebut dengan energi tertentu. Baca juga artikel Memprogam Batu Permata

 


Agar maksimal, untuk mengisikan sebuah energi agar berpotensi dapat dimanfaatkan sebagai sarana metafisik, maka diperlukan seorang yang ahli di bidangnya. Salah satunya adalah Master Salam. Beliau merupakan seseorang yang memiliki daya linuwih dan pakar metafisika. Tidaklah sembarang orang yang boleh mengisikan energi pada jenis batu. Karena ada beberapa tahapan metafisika yang perlu dilakukan. Hanya para pakar dan kompeten di bidangnyalah yang dapat mengisi energi pada jenis batu atau benda apa pun sehingga dapat berfungsi sesuai harapan.


Sebenarnya tidak hanya batu saja yang bisa diisikan suatu energi positif, tetapi juga keris, mustika, benda pusaka atau benda-benda tertentu lainnya bisa diisikan dengan energi khusus, fungsi tertentu, dan program tertentu sesuai dengan tujuan pakar yang mentransfernya.  Untuk mengisi suatu batu alam atau benda-benda tertentu, bisanya seorang pakar membutuhkan waktu beberapa hari untuk melakukan tirakat, puasa, meditasi, atau ritual-ritual khusus agar proses pengisian energi bisa lancar. Selain itu, sifat energi yang ditransferkan pada batu ataupun benda-benda khusus bisa lebih kuat, padat, dan lebih fokus.


Bahkan, seorang pakar metafisika terkadang memang memilih dan menentukan jenis batu alami yang semula telah mengandung energi murni alami. Kemudian batu tersebut diolah lagi menjadi batu yang mempunyai daya energi berlipat-lipat ganda. Jadi, beberapa pakar metafisika ada melakukan pemanfaatan energi yang dipadukan antara energi murni alami dan energi isian. Hal ini dilakukan agar batu tersebut benar-benar memiliki tuah atau energi yang lebih maksimal dari sebelumnya. Meskipun, sebenarnya hanya menggunakan jenis batu yang telah mengandung energi alami atau hanya dengan memanfaatkan batu yang berupa energi isian saja sudah cukup.